Infomenarik:Seorang phinisi (sekunar) membawa wartawan yang ditugaskan untuk meliput kunjungan kerja ke Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) terbalik pada Selasa sore, Istana Negara telah dikonfirmasi.
Wakil kepala Sekretariat Presiden untuk protokol, pers dan media Bey Triadi Machmudin mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Plataran Phinisi Bali terbalik ketika dalam perjalanan ke Pulau Bidadari.
Ketujuh wartawan yang berada di atas kapal - Edho Ferdihanzah (TVRI), Krismastianto Baruno Suryokusumo (Berita Satu TV), Agus Rahmat (vivanews.com), Lizsa Egeham (liputan6.com), Desca Lidya Natalia (kantor berita Antara), Nina Susilo (harian Kompas) dan Anindyka Pribadi (SCTV) - dan awak kapal phinisi selamat dari insiden tersebut.
Namun, sebagian besar peralatan wartawan hilang dalam insiden itu.
Juru bicara pemerintah Nusa Tenggara Timur Marius Jelamu mengkonfirmasi kepada The Jakarta Post pada hari Selasa bahwa kapal itu milik Hotel Plataran di Labuan Bajo. Menurut situs webnya, plataran.com, Phinisi Bali adalah yang terkecil di antara empat kapal yang mereka operasikan. Pada hari Senin, Presiden Joko "Jokowi" Widodo menaiki phinisi terbesar Plataran, yang disebut Phinisi Felicia, dengan beberapa menteri.Agenpoker
Sebelum insiden itu, para wartawan telah meliput item terakhir pada agenda Presiden, yang melihatnya menyerahkan sertifikat tanah kepada penduduk pada Selasa pagi. Setelah liputan, para wartawan memutuskan untuk menaiki phinisi ke Pulau Bidadari, sedangkan Presiden dan rombongannya kembali ke Bandara Komodo, dari mana mereka terbang kembali ke Jakarta.
Perahu itu berhembus angin kencang dan arus yang akhirnya menyebabkan kapal terbalik di laut.
"Arus tiba-tiba tumbuh lebih besar dan terbalik perahu dalam hitungan detik," kata Desca, salah satu wartawan yang bepergian dengan phinisi.
Karyawan Hotel Plataran terdekat bergegas menuju kapal terbalik di atas speedboat untuk menyelamatkan mereka yang naik, yang semuanya dibawa ke hotel dan diperiksa oleh para profesional medis dari Rumah Sakit Siloam di Labuan Bajo.
Pada saat penulisan, ketujuh wartawan menunggu untuk naik jam 3:40. penerbangan kembali ke Jakarta









No comments:
Post a Comment