Infomenarik:Ketika kasus-kasus virus korona baru bermunculan sejauh Sri Lanka dan Jerman, anggota parlemen menyerukan kepada pemerintah untuk segera memulangkan warga Indonesia dari Wuhan, Cina - pusat wabah - dan provinsi Hubei di sekitarnya.
"Pemerintah Indonesia harus mengambil langkah cepat dan tepat untuk memastikan evakuasi warga Indonesia yang saat ini berada di Wuhan," kata anggota parlemen Partai Golkar Christina Aryani kepada The Jakarta Post dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.
"Meninggalkan warga kita sama saja dengan membiarkan mereka menunggu giliran terinfeksi."
Menurut Kementerian Luar Negeri, 243 orang Indonesia saat ini berada di Hubei, dengan 100 di antaranya berada di Wuhan. Otoritas Tiongkok telah mengkarantina provinsi dan melarang perjalanan masuk dan keluar dari wilayah tersebut. Beberapa pelajar Indonesia di sana sudah menyatakan keinginan mereka untuk pulang.
Christina, anggota Komisi I DPR, yang mengawasi urusan luar negeri, mengutip sejumlah negara lain yang telah membuat rencana untuk merelokasi warganya, seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Prancis.
"Tidak seperti AS yang mencarter pesawat untuk membawa warganya pulang, Prancis akan memindahkan warganya ke provinsi lain untuk dikarantina," katanya. "Indonesia bisa mengikuti langkah Prancis."
Panggilan Christina bergabung dengan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaiful Huda dan eksekutif Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid.
Syaiful, anggota Komisi X DPR, yang mengawasi pendidikan, mengatakan ia berharap pemerintah akan mengambil "langkah konkret" untuk menyelamatkan para siswa dari wilayah tersebut.
"Pemerintah harus mempelajari opsi yang berbeda, mengingat ancaman nyata dan mematikan yang ditimbulkan oleh virus," kata Syaiful.
Hidayat menggemakan komentar Syaiful dan Christina, mengatakan pemerintah memiliki tugas untuk melindungi semua warganya.
"Mengingat permintaan warga negara Indonesia [di Wuhan], dan juga tanggung jawab negara untuk melindungi semua warga negara Indonesia, sudah sewajarnya jika pemerintah Indonesia segera memindahkan semua warga negara Indonesia [dari daerah yang terkena virus di Tiongkok], termasuk siswa di Wuhan, "kata Hidayat dalam sebuah pernyataan pada hari Senin. "Terutama karena virusnya menyebar begitu cepat."
Menurut data yang dikumpulkan oleh Pusat Sains dan Teknik Sistem (CSSE) Universitas Johns Hopkins, ada 4.474 kasus yang dikonfirmasi dari virus corona, pada Selasa malam, yang mengakibatkan 107 kematian.
Namun, terlepas dari penyebaran virus dan seruan dari anggota parlemen, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan bahwa warga negara Indonesia yang saat ini tinggal di provinsi Hubei tidak perlu dipindahkan terlebih dahulu









No comments:
Post a Comment