Infomenarik-Setelah awalnya ditolak masuk oleh pemerintah provinsi Bali karena kekhawatiran COVID-19, penumpang kapal pesiar Viking Sun mendapatkan izin dari otoritas kesehatan setempat dan turun di Pelabuhan Benoa di Denpasar pada hari Minggu.
Kepala Otoritas Pelabuhan Benoa, Agustinus Maun mengatakan kepada The Jakarta Post bahwa otoritas pelabuhan tidak punya alasan untuk menolak masuk ke kapal, penumpang dan awaknya setelah otoritas kesehatan memberi mereka izin.
“Semua penumpang dan awak telah menjalani pemeriksaan kesehatan terperinci, dan semuanya dinyatakan sehat,” kata Agustinus.
Mengangkut 738 penumpang dan 442 anggota awak, Viking Sun tiba di perairan Bali pada Sabtu pagi, satu hari lebih awal dari yang dijadwalkan, setelah pihak berwenang setempat menerima informasi bahwa dua penumpang di dalam kapal menderita dingin dan demam.
Penolakan dan karantina kapal pesiar adalah upaya terbaru oleh pemerintah di seluruh dunia yang berusaha menahan wabah COVID-19 sejak Jepang mengkarantina Diamond Princess yang tertular virus dan 3.700 penumpangnya di Yokohama.
Gubernur Bali I Wayan Koster awalnya mengatakan Viking Sun dan penumpangnya ke Bali, tetapi keputusan itu dibatalkan setelah tenaga medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Benoa serta Badan Kesehatan Bali dan Rumah Sakit Bali Mandara menyelesaikan pemeriksaan kesehatan pada semua orang yang ada di kapal.
Agustinus mengatakan pemeriksaan kesehatan telah dilakukan sesuai dengan protokol Organisasi Kesehatan Dunia.
"Jadi, tidak ada alasan untuk tidak membiarkan kapal pesiar berlabuh di sini," katanya.
Setelah izin kesehatan, semua penumpang diizinkan turun pada hari Minggu pagi melalui kapal yang lembut. Kapal pesiar itu sendiri tidak akan merapat sampai Minggu malam, karena kapal pesiar lain masih merapat di pelabuhan.
Agustinus mengatakan beberapa penumpang telah memutuskan untuk tinggal di Bali untuk tur satu hari, sementara 378 penumpang telah memotong kapal pesiar mereka dan berangkat ke negara asal masing-masing melalui Bandara Internasional Ngurah Rai.
Kapal pesiar dijadwalkan akan berangkat dari Bali ke Colombo pada pukul 6 malam. pada hari Senin.
Menanggapi keputusan untuk memungkinkan penumpang Viking Sun turun di Bali, juru bicara pemerintah kota Denpasar Dewa Gede Rai mengatakan Kementerian Transportasi dan Kementerian Kesehatan telah membuat keputusan akhir.
“Yang paling penting adalah bahwa pihak berwenang setempat telah memperingatkan bahwa pemeriksaan detail harus dilakukan. Kami tidak ingin mencoba menghentikan wisatawan datang ke Bali. Kami hanya ingin melindungi penghuni kami dari virus. Ini untuk keselamatan penghuni kita, ”kata Dewa.










No comments:
Post a Comment