Infomenarik:Biro Pusat Nasional Interpol Nasional (NCB) dan Kepolisian Sumatera Utara telah menangkap seorang lelaki Pakistan yang dicari oleh Interpol karena pembunuhan di sebuah rumah sewaan di Kabupaten Asahan, provinsi tersebut.
Pelarian itu, yang diidentifikasi sebagai Muhammad Luqman Butt, 34, ditangkap pada Selasa setelah menghabiskan sembilan tahun dalam pelarian. Butt, yang juga dikenal sebagai Husein Shah atau M. Firman, dicari karena pembunuhan sebuah keluarga di Pakistan.
Kepala unit kejahatan dan kekerasan di departemen kejahatan umum Kepolisian Sumatera Utara, Comr. Taryono, mengatakan operasi penangkapan telah berjalan dengan lancar dan tersangka telah mengakui pembunuhan itu.Agenpoker
"Tersangka telah mengakui kejahatannya. Kami akan mengembalikannya ke Pakistan untuk menjalani proses hukum, ”kata Taryono, Kamis.
Dia mengatakan tersangka telah membunuh empat anggota keluarga ketika dia berusia 25 tahun sebagai pembalasan atas keluarganya sendiri yang telah dibunuh oleh orang-orang yang kemudian dia bunuh. Butt telah meninggalkan negaranya setelah kejahatan dan telah berpindah dari satu tempat ke tempat lain sejak itu, tambah Taryono.
“Dia sudah tinggal di Indonesia sejak dua tahun lalu. Dia masuk melalui rute laut menggunakan perahu kayu dari Kuala Lumpur, Malaysia, ke Dumai, dan menikahi seorang wanita Indonesia di Medan. Keduanya tinggal di rumah kontrakan di Asahan selama lima bulan, ”kata Taryono.
Fais, tetangga tersangka, mengatakan dia jarang melihat tersangka dan istrinya, mengklaim dia hanya pernah melihatnya sekali selama Butt tinggal di lingkungan itu.
“Dia tidak pernah berinteraksi dengan orang-orang di sekitar sini. Saya hanya bertemu dengannya sekali, tetapi kami tidak mengatakan apa pun selain berjabatan tangan, ”kata Fais kepada The Jakarta Post, Kamis.
Dia mengatakan dia terkejut ketika mengetahui bahwa Butt adalah buron Interpol. Saya hanya belajar tentang identitas aslinya ketika dia ditangkap oleh polisi," tambah Fais.









No comments:
Post a Comment