Infomenarik-Setidaknya dua orang terluka dan empat sepeda motor terbakar dalam bentrokan antara pendukung Arema Malang dan Persebaya Surabaya dekat Stadion Supriyadi di Blitar, Jawa Timur, tak lama sebelum pertandingan antara dua tim sepak bola yang bersaing di Piala Gubernur Jawa Timur dimulai pada Selasa sore .
Beberapa perkelahian antara pendukung dua tim sepakbola saingan dilaporkan di luar stadion selama dan setelah pertandingan babak semifinal, yang berakhir dengan Persebaya mencetak empat gol melawan dua Arema.
Bentrokan besar terjadi satu kilometer di utara stadion ketika kelompok pendukung saingan Arema dan Persebaya - masing-masing dijuluki Aremania dan Bonek - saling bertemu.
Ratusan personel dari Brigade Mobil Polisi (Brimob) Blitar kemudian berhasil memisahkan kelompok-kelompok yang bertikai.
Kapolres Blitar Adj. Kawan Leonard Sinambela mengatakan polisi telah melakukan penyelidikan untuk menemukan perusuh terlibat dalam bentrokan di Jl. Kapuas, yang berakhir dengan empat sepeda motor terbakar dan satu pendukung terluka.
"Kami masih belum tahu siapa yang memiliki sepeda motor [yang dibakar] dan kami tidak tahu siapa pelakunya," katanya kepada wartawan beberapa jam setelah pertandingan. Seorang pendukung Arema Malang segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Mardi Waluyo setelah menerima cedera parah di kakinya. "Satu anggota Aremania sedang menjalani pengamatan radiologi di kakinya," wakil direktur rumah sakit Herya Putra mengonfirmasi.
Leonard mengatakan bentrokan lain yang terjadi di desa Bendo membuat seorang pendukung Bonek terluka.
Selain beberapa perkelahian sporadis lainnya yang terjadi di antara kelompok-kelompok kecil Aremania dan Bonek, beberapa bentrokan kecil antara polisi dan penggemar sepak bola terjadi selama pertandingan ketika para pendukung - yang dilarang memasuki stadion - berusaha masuk.
Polisi menembakkan gas air mata beberapa kali di lokasi yang berbeda di sekitar stadion di mana kelompok pendukung berkumpul untuk menonton pertandingan di layar penyiapan, termasuk di Jl. Ciliwung, sekitar 200 meter dari stadion.
"Kami datang ke sini untuk menyaksikan pertandingan di stadion, bukan untuk menontonnya di layar. Kami tahu pertandingan itu tanpa penonton, tetapi itu tidak berarti bahwa para pendukung dilarang untuk menontonnya di stadion," kata seorang anggota Bonek yang ingin tetap anonim.
Aremania Arema sangat bermusuhan terhadap Bonek Persebaya. Persaingan antara kedua tim sepak bola sangat penting karena keduanya berbasis di Jawa Timur










No comments:
Post a Comment