Infomenarik-Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah membentuk dewan etis menyusul pernyataan kontroversial yang dibuat oleh salah satu komisionernya yang mengklaim bahwa Menurut pernyataan yang tersedia untuk The Jakarta Post pada hari Selasa, dewan etik terdiri dari tiga angka, yaitu
mantan Mahkamah Konstitusi keadilan I Dewa Gede Palguna, mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dan ketua Dewan Pers Yoseph Adi Prasetyo dan mantan sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak Ernanti Wahyurini.
Mereka ditunjuk dalam rapat pleno pada hari Senin mengenai pernyataan kontroversial yang dibuat oleh Sitty Hikmawatty, komisioner KPAI untuk kesehatan, narkotika dan zat adiktif.
Dewan etika akan menjalankan tugasnya selama satu bulan, tetapi ini dapat diperpanjang jika dianggap perlu. Komisi akan melaporkan tentang [pembentukan dewan] kepada pimpinan Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat, ”tulis ketua KPAI Susanto dalam pernyataan itu. Sitty membuat pernyataannya selama wawancara dengan Agen poker mengatakan bahwa wanita harus berhati-hati tentang risiko hamil ketika berenang di kolam renang umum dengan pria.
Ada jenis sperma pria yang sangat kuat yang dapat menyebabkan [...] kehamilan di kolam renang," kata Sitty dalam wawancara. "Bahkan tanpa penetrasi, pria dapat menjadi bersemangat secara seksual [oleh wanita di kolam renang] dan berejakulasi, karena itu menyebabkan kehamilan."
Kesalahannya segera disambut dengan tanggapan yang kuat dari masyarakat dan praktisi medis.
Komisi merilis pernyataan bahwa komentar kontroversial Sitty mewakili pandangannya sendiri dan tidak mencerminkan nilai-nilai kelembagaan KPAI. Komisaris juga secara terbuka meminta maaf pada hari Minggu, mengatakan bahwa dia telah membuat pernyataan yang tidak akurat










No comments:
Post a Comment