Majelis Rakyat Papua mempercayakan keselamatan siswa Papua ke Bupati Jember - Seputar berita news

Post Top Ad

Link Alternatif : 99saham.net

Majelis Rakyat Papua mempercayakan keselamatan siswa Papua ke Bupati Jember


Infomenarik:Dalam sebuah pertemuan tentang nasib pelajar migran Papua setelah insiden pelecehan rasial tahun lalu di Jawa Timur, Majelis Rakyat Papua (MRP) meminta Bupati Jember Faida untuk memastikan keselamatan para siswa Papua di kabupatennya.

Ketua MRP Timotius Murib mengatakan selama pertemuan yang berlangsung di kantor perwakilan khusus untuk penduduk asli Papua pada 27 Januari ia telah meminta bupati untuk merawat komunitas pelajar Papua yang saat ini berada di Jember.

"Kami meninggalkan pesan [untuk Faida] untuk melindungi orang-orang Papua, terutama 200 siswa yang belajar di Jember," katanya kepada The Jakarta Post.

Timotius mengatakan bahwa ia menyampaikan pesan atas nama orang tua siswa, dengan harapan akan ada jaminan keamanan bagi siswa di Jember.

“Kami mengkomunikasikan pesan sehingga [para siswa] dapat [diperlakukan] seperti anak-anak bupati, serta anak-anak [Forum Komunikasi Kepemimpinan Daerah] Forkopimda dan orang-orang dari anak-anak Jember,” katanya.

Pertemuan dengan bupati adalah tindak lanjut dari diskusi dengan siswa migran Papua minggu sebelumnya, di mana para siswa meminta MRP, Dewan Legislatif Daerah Papua (DPRD) dan Gubernur Papua untuk lebih memperhatikan masa depan mereka, Timotius kata.

Dia mengatakan bahwa banyak siswa Papua yang belajar di berbagai kota di luar wilayah telah kembali ke Papua karena mereka merasa tidak aman di kota studi mereka.


“Kami adalah korban rasisme. Pemerintah harus membicarakannya dengan serius. Kami menginginkan solusi, ”Eko Pilipus Kogoya, salah satu siswa migran yang pindah kembali ke Papua, mengatakan kepada Post.

Menanggapi pesan tersebut, Bupati Jember Faida mengatakan dia berjanji untuk merawat orang Papua di kabupatennya.

"Kami berjanji untuk melindungi generasi cerah yang akan membangun Papua di masa depan," katanya dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh MRP.

Tahun lalu, insiden pelecehan ras terhadap pelajar Papua yang tinggal di Malang dan Surabaya, Jawa Timur, memicu protes yang meluas dan berkepanjangan, beberapa di antaranya menjadi kekerasan, di Papua dan Papua Barat




No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Link Alternatif : shmvip99.org
close
Agen Judi Poker Online Terpercaya