Infomenarik-Seorang wanita berusia 52 tahun dari Kediri, Jawa Timur, sedang diamati di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Iskak di Tulungagung setelah menunjukkan gejala yang konsisten dengan coronavirus novel.
"Dia akan tinggal di ruang isolasi kami sampai dia terbukti [coronavirus] negatif. Kami berharap dia negatif," direktur rumah sakit Supriyanto mengatakan kepada wartawan pada hari Sabtu.
Diidentifikasi sebagai YM, wanita itu telah melakukan perjalanan ke Korea Selatan awal bulan lalu untuk mengunjungi cucunya yang baru lahir dan kembali ke Kediri pada hari Kamis. Dia segera mulai mengeluh demam dan sakit tenggorokan.
Dia dirawat karena bronco-pneumonia di sebuah rumah sakit di Kediri tetapi dipindahkan ke Rumah Sakit Iskak karena yang terakhir telah ditunjuk oleh pemerintah untuk menangani pasien yang menunjukkan gejala virus corona baru di bagian barat Jawa Timur.
“Kunjungannya baru-baru ini ke negara yang terkena wabah virus adalah apa yang mendorong kami untuk mengambil langkah-langkah ini,” kata Supriyanto.
Menurut Pusat Sains dan Teknik Sistem (CSSE) Universitas Johns Hopkins, Korea Selatan memiliki 25 kasus virus corona yang dikonfirmasi pada hari Minggu.
Supriyanto mengatakan rumah sakit ingin tetap berada di sisi kehati-hatian dengan menempatkan pasien hanya menunjukkan beberapa gejala di bawah pengawasan.
Dia menambahkan bahwa rumah sakit akan mengambil sampel lendir tenggorokan YM sesegera mungkin dan mengirimkannya ke laboratorium Departemen Kesehatan di Jakarta untuk pengujian.
Sementara itu, spesialis penyakit paru-paru rumah sakit, Muhammad Arfi, mengatakan bahwa suhu YM telah menurun hingga 37 derajat Celcius dan rasa sakit di tenggorokannya juga mereda.
Pejabat Dinas Kesehatan Tulungagung Didik Eka mengatakan kepada The Jakarta Post pada hari Minggu bahwa sampel lendir YM akan diambil pada hari Senin dan dikirim ke Jakarta segera.
Dia mengatakan agen itu juga memantau seorang pekerja migran perempuan yang telah pulang dari Taiwan akhir bulan lalu dan mengeluh mengalami demam tinggi seminggu kemudian.
"Kami akan memeriksa kondisi dan suhu tubuhnya setiap hari hingga 14 hari mulai 4 Februari," katanya.
Terlepas dari meningkatnya jumlah kasus virus corona di seluruh dunia, Indonesia belum mengkonfirmasi satu kasus virus corona di negara ini pada saat penulisan








No comments:
Post a Comment