Para siswa Bekasi mengajukan permohonan untuk renovasi sekolah melalui video viral - Seputar berita news

Post Top Ad

Link Alternatif : 99saham.net

Para siswa Bekasi mengajukan permohonan untuk renovasi sekolah melalui video viral

Infomenarik:Sebuah video yang dibuat oleh siswa sekolah dasar SD Samudrajaya 04 di desa Samudrajaya, Kabupaten Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, di mana mereka secara terbuka meminta bantuan pejabat untuk memperbaiki sekolah mereka, telah menyebar di media sosial.

Video itu diunggah ke akun Instagram @ bekasi_24_jam, dan memperlihatkan sekelompok siswa sekolah dasar mengenakan seragam pramuka Jumat mereka, dengan latar belakang sekolah mereka yang rusak parah.

"Assalamualaikum, [...] kepala terhormat dari kecamatan, distrik, kabupaten dan Dinas Pendidikan kami, tolong perbaiki sekolah saya karena rusak parah dan tidak layak untuk belajar," kata siswa kelas enam Chelsea Al-Fahriyadi

Sekolah memiliki dua bangunan, yang semuanya tidak terawat dengan baik. Langit-langit memiliki banyak lubang di area koridor dan bingkai bangunan terlihat rapuh dan siap runtuh.

Lantai keramik ruang kelas retak di banyak tempat, memperlihatkan tanah di bawahnya. Jendela rusak parah karena beberapa pelat kaca tidak lagi terpasang.

Toiletnya pengap dan kotor dan air ledengnya mati, sehingga para siswa biasanya menggunakan toilet di warung di depan sekolah, atau menunggu sampai mereka kembali ke rumah.

Meskipun sekolah belum menerima peningkatan, kegiatan belajar mengajar terus sebanyak mungkin. Bahkan selama musim hujan, langit-langit yang rusak tidak menghalangi siswa untuk belajar ketika hujan turun.

Meskipun terletak hanya sekitar satu jam dari Jakarta, kondisi sekolah Bekasi sangat berbeda dengan yang ada di ibu kota tetangga.



Kepala Sekolah Adi Siswanto mengatakan kecemasannya meningkat setiap kali hujan turun, karena ia khawatir bahwa hujan deras, seperti yang melanda Jabodetabek baru-baru ini, suatu hari nanti akan membuat atap sekolah runtuh dan menimpa para siswa.

“Jika hujan deras, anak-anak dipindahkan ke ruang kelas yang tidak bocor. Tetapi jika ini tidak memungkinkan karena kegiatan belajar atau kapasitas ruangan, kami hanya akan mengirim siswa pulang, "kata Adi kepada The Jakarta Post, Selasa.

Adi mengatakan sekolah menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sekitar Rp 186 juta (US $ 13.620) per tahun. Namun, ia menambahkan, dana tersebut sebagian besar digunakan untuk membantu siswa miskin, yang masing-masing menerima Rp 800.000 per tahun.

“Dana tidak cukup bagi kami untuk melakukan peningkatan besar yang independen. Jika hanya satu genteng diperlukan, kita bisa melakukannya sendiri, ”kata Adi, menambahkan bahwa sekolah telah dalam kondisi yang sangat buruk sejak 2014.

Sekolah telah mengajukan permintaan bantuan kepada pemerintah setempat, tetapi sampai saat ini belum ada tindakan nyata, kata Ali.




No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Link Alternatif : shmvip99.org
close
Agen Judi Poker Online Terpercaya